Pertemuan Koordinasi dan Penguatan Layanan Konseling PMBA dalam Rangka Penguatan Pelaporan Data Status Gizi Anak Melalui E-PPGM dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2021 di Aula Bappeda Kota Sabang.
Kegiatan ini melibatkan 35 orang (31 perempuan dan 4 laki-laki) yang terdiri dari 1 orang dari Bappeda, 8 orang dari Dinkes, 17 bidan desa, 2 orang dari Puskesmas Sukakarya, 1 orang dari Puskesmas Iboih, 1 orang dari Puskesmas Pria Laot, 1 orang dari Puskesmas Cot Ba’u, 1 orang dari Puskesmas Sukajaya, 1 orang dari Puskesmas Jaboi, dan 2 orang dari Flower Aceh.
Pada kegiatan ini Dahliani selaku Kabid Kesmas dan P2P Dinkes menyampaikan bahwa pentingnya penguatan layanan gizi serta penggunaan PITA LiLA diposyandu dalam pemantauan status gizi anak serta pelaporan gizi melalui EPPGBM ini.
Selanjutnya Perwakilan UNICEF dari Banda Aceh dr. Tasya. Beliau menyampaikan UNICEF mengapresiasi kepada pemerintah Kota Sabang bersama dengan jajarannya dan juga kepada tenaga kesehatan selaku garda terdepan dalam mengawal 8 intervensi gizi yang nantinya akan berkontribusi terhadap penurunan stunting. Beliau terkesan dengan apa yang telah disampaikan oleh Pak Edi dan Ibu Kabid bahwa team di Sabang sudah berbuat banyak dalam kurun waktu 1 bulan kebelakang, sudah banyak perubahan termasuk update data EPPGBM. Terkait perbedaan laporan dilapangan menurutnya gapnya adalah proses konfirmasinya untuk masalah status gizi anak. Saran dari beliau peserta yang hadir dapat menyepakati bagaimana terkait pelaporan apakah data mentah atau data yang sudah bersih terkait gizi anak dari posyandu untuk masuk kedalam EPPGBM, beliau juga menyarankan dikarenakan data dari EPPGBM ini merupakan data resmi dari kabupaten/kota, maka alahkan lebih baik, bila data yang dimasukkan sudah data yang bersih. Selain itu diharapkan dengan narasumber dari provinsi dapat dibedah data bersama-sama.
[ngg src=”galleries” ids=”182″ display=”basic_imagebrowser”]